<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>An Ordinary&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://anordinaryofme.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anordinaryofme.wordpress.com</link>
	<description>Just make life easier...</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Mar 2011 10:15:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='anordinaryofme.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/db2318b4986078caa9016b738c26e91c?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>An Ordinary&#039;s Blog</title>
		<link>http://anordinaryofme.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://anordinaryofme.wordpress.com/osd.xml" title="An Ordinary&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://anordinaryofme.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Manifestasi Dosa</title>
		<link>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/07/12/manifestasi-dosa/</link>
		<comments>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/07/12/manifestasi-dosa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 16:40:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anordinaryofme</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ordinary Share]]></category>
		<category><![CDATA[Ordinary&#039;s Daily Bread]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anordinaryofme.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah kalimat ini tentu tidak asing ditelinga kita&#8230; Sebab upah dosa ialah maut;&#8230; (Rm 6:23a) Terbayangkan dari kalimat itu, api yang menyala-nyala dan siap menelan kita utuh-utuh&#8230; pecutan dari cambuk-cambuk&#8230; pedang dan senjata lainnya yang siap untuk ditorehkan&#8230; dan&#8230; hawa yang sangat panas serta bau busuk yang menyengat&#8230;. &#8230; heuww&#8230; hal yang terjadi jika kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anordinaryofme.wordpress.com&amp;blog=11337060&amp;post=26&amp;subd=anordinaryofme&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah kalimat ini tentu tidak asing ditelinga kita&#8230;</p>
<blockquote><p>Sebab upah dosa ialah maut;&#8230; (Rm 6:23a)</p></blockquote>
<p>Terbayangkan dari kalimat itu, api yang menyala-nyala dan siap menelan kita utuh-utuh&#8230;</p>
<p>pecutan dari cambuk-cambuk&#8230;</p>
<p>pedang dan senjata lainnya yang siap untuk ditorehkan&#8230;</p>
<p>dan&#8230;</p>
<p>hawa yang sangat panas serta bau busuk yang menyengat&#8230;.</p>
<p>&#8230;</p>
<p>heuww&#8230;</p>
<p>hal yang terjadi jika kita tidak mengindahkan perkataan/nasihat itu&#8230;</p>
<p>ups&#8230; salah&#8230;</p>
<p>itu bukan hanya sekedar &#8220;perkataan/nasihat&#8221;&#8230;</p>
<p>itu <span style="color:#ff0000;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>firman Tuhan!!!</strong></span></span></p>
<p>peringatan Tuhan untuk kita&#8230;.</p>
<p>&#8230;</p>
<p>terbayangkan kah dibenk kita ketika&#8230;</p>
<p>tersungkur dan terterkuk lutut kita&#8230;</p>
<p>saat mendengar perkataan itu&#8230;</p>
<p>seperti petir yang menyambar-nyambar,</p>
<p>diiringi air mata yang menetes&#8230; setetes demi setetes&#8230;</p>
<p>tertunduk&#8230;</p>
<p>terpejam&#8230;</p>
<p>diam&#8230;</p>
<p>seolah tak bisa berkata apa-apa&#8230;</p>
<p>yang terucap hanya satu kalimat,</p>
<blockquote><p>Ampuni aku Tuhan&#8230;.</p></blockquote>
<p>rasa lemas yang hinggap diseluruh badan,</p>
<p>ketika kita mendengar firman itu disaat terlena oleh nikmat dunia ini&#8230;</p>
<p>tak peduli apakah dosa besar/kecil, pribadi/kelompok, atau dosa-dosa lain&#8230;</p>
<p>rasa sesak di dada&#8230;</p>
<p>sambil mengernyitkan dahi&#8230;</p>
<p>mencoba menatap ke depan&#8230;menoleh ke belakang&#8230;ke samping&#8230;</p>
<p>takut-takut kalau sampai ada yang mendengar  tangisanmu&#8230;</p>
<p>Terkadang, saat kita berbuat dosa, kita tidak menyadari perasaan itu&#8230; tak terbayangkan malah&#8230; atau yang lebih parah, nyaris tak tahu kalau ada firman itu&#8230;</p>
<p>Ugh, sungguh ironi&#8230;</p>
<p>Di saat kita sedang berusaha hidup benar di hadapan-Nya, justru kita malah tidak mengingat DIA di saat berbuat dosa&#8230;</p>
<p>Hari ini saya merasakannya.</p>
<p>Rasa sesak itu, seolah-olah dunia kita dibatasi olehnya. Pikiran menjadi sempit dan tak tentu arah, yang ada hanya keputus-asaan dan segudang perasaan negatif lainnya.</p>
<p>Hahaha&#8230;</p>
<p>Saya tertawa. Saya menyadari saya tertawa. Bukan tertawa karena melihat kejadian-kejadian itu terulang terus. Itu hanya tawa kepuasan, tawa yang saya lepaskan ketika saya menyadari bahwa saya sudah terperangkap dosa, sekaligus menertawakan kebodohan saya.</p>
<p>Hahaha&#8230;</p>
<p>Lepas sudah beban saya, meski di satu pihak saya tahu saya harus memperbaiki keadaan ini segera, tapi saya lebih memilih untuk inttrospeksi kejadian hari ini agar saya bisa memahami masalah saya sekarang.</p>
<p>dan&#8230;.</p>
<p>AHA..!!!!      &#8212;&#8211;&lt;&lt;bukan promosi loh ya&#8230; <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>ternyata begitu&#8230;</p>
<p>seakan saya ingin melompat, berlari-lari dan berteriak&#8230;. &#8220;Aku tahu itu sekarang!!!&#8221;</p>
<p>Ah, dasar, otak ini memang penuh imajinasi&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>setidaknya ada yang bisa saya pelajari hari ini.</p>
<p>Seringkali kita berpikiran sempit, bahwa maut hanya digeneralisasikan sebagai neraka&#8230; dan saya yakin setidaknya 80% dari anda menyetujuinya.</p>
<p>Namun, saya mempunyai pandangan baru sekarang.</p>
<p>Maut itu bukan hanya neraka, tapi maut itu bisa juga kita alami sekarang.</p>
<p>Bukan&#8230; bukan&#8230;</p>
<p>Bukan &#8220;maut ajal menjemput&#8221; yang saya maksud, namun lebih ke<em> life value</em> kita. <em>Life value</em> atau nilai kehidupan kita.</p>
<p>Pernahkah anda merasakan frustasi yang sangat amat??</p>
<p>Stress karena beban hidup? Malu, takut, gelisah???</p>
<p>hingga akhirnya anda putus asa dan merasa tidak berharga&#8230;</p>
<p>semua yang anda lakukan percuma&#8230; sia-sia&#8230;tak ada hasil&#8230;</p>
<p>tidak tahu yang harus menyalahkan siapa &#8211;kebanyakan menyalahkan takdir, Tuhan, orang lain dan dirinya sendiri&#8211;</p>
<p>tak ada jalan disini&#8230;</p>
<p>sampai titik ini, jika anda menyadari ada yang salah dengan diri anda, itu sudah bagus &#8211;setidaknya tidak menyalahkan orang lain <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  &#8211;</p>
<p>cuma terkadang tanpa introspeksi yang sungguh kita bertindak gegabah, tidak menyadari kalau harus &#8220;putar haluan&#8221; terlebih dahulu. Langsung <em>action</em> tanpa memikirkan jalan lainnya.</p>
<p>Disini nampak sekali apa yang saya sebut manifestasi DOSA.</p>
<p>Ya!! DOSA..!! D-O-S-A</p>
<p>mungkin sebagian orang beranggapan, &#8220;ah, dikit-dikit kok dosa&#8230;benar po itu karena dosa? jangan sempit hati gitu donk..!!&#8221;</p>
<p>ya benar, itu benar, saya  akui&#8230;</p>
<p>namun disini saya menekankan bahwa efek dari manifestasi dosa itu tidak sesempit itu juga. Dosa yang kita lakukan, bukan hanya berdampak pada diri kita sekarang, namun juga sampai kita di masa depan hingga anak-cucu kita.</p>
<p>Oke, untuk saat ini saya batasi hingga masa SEKARANG.</p>
<p>Apa yang saya rasakan adalah perubahan hidup yang tak menentu. Bingung harus bagaimana, tak tahu arah.</p>
<p>Itu semua &#8220;hanya&#8221; akibat &#8220;dosa sehari&#8221;</p>
<p>Merubah mindset saya, perasaan saya, rencana saya, dan sebagainya.</p>
<p>saya hanya membandingkan apa yang saya rasakan sebelum saya berbuat dosa dan setelahnya. Ternyata&#8230; Amazing!!! sungguh sangat drastis perubahannya. Seakan otak saya merespon dan berteriak &#8220;Itu sebabnya!!!&#8221;</p>
<p>DOSA &#8211; membuat kita berpikiran sempit secara tak langsung</p>
<p>-jika berkelanjutan akan merubah perasaan anda</p>
<p>dan selanjutnya menciptakan pola pikir negatif</p>
<p>hingga membentuk habit baru yang sangat negatif (sekalipun hidup anda tak terasa negatif, tapi orang lain sungguh merasakannya)</p>
<p>Parahnya, jika habit ini bertahan selama waktu yang lama makan akan membentuk mental, watak dan karakter yang baru. Memang tidak semua manusia mengalaminya, bagaimanapun saya hanya berbagai apa yang saya dapat hari ini.</p>
<p>Hari ini setelah saya mengevaluasi semua itu, saya menyadari saya harus berubah, dan saat ini juga rubah titik tolak berpikir&#8230;</p>
<blockquote><p>Pola pikir negatif dapat merusak hidup anda selamanya, namun pola pikir positif akan membentuk anda menjadi sumber kehidupan yang baru bagi sekitar anda.</p></blockquote>
<p>Cukup melelahkan menulis semua ini hingga kalimat terakhir nanti, tapi&#8230; saya akhiri akh&#8230; lagipula saya sudah haus&#8230;hehehe&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Semoga memberkati saya dan anda&#8230; God Bless You&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anordinaryofme.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anordinaryofme.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anordinaryofme.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anordinaryofme.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anordinaryofme.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anordinaryofme.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anordinaryofme.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anordinaryofme.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anordinaryofme.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anordinaryofme.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anordinaryofme.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anordinaryofme.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anordinaryofme.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anordinaryofme.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anordinaryofme.wordpress.com&amp;blog=11337060&amp;post=26&amp;subd=anordinaryofme&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/07/12/manifestasi-dosa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/94d26baaa4e769b64bc01a6b4d0763c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anordinaryofme</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sensasi hidangan sambal dan lauk murah meriah</title>
		<link>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/02/24/sensasi-hidangan-sambal-dan-lauk-murah-meriah/</link>
		<comments>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/02/24/sensasi-hidangan-sambal-dan-lauk-murah-meriah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 15:10:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anordinaryofme</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ordinary Food]]></category>
		<category><![CDATA[dapur sambal]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[murah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anordinaryofme.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Wew&#8230; dahsyat&#8230; hari ini saya mau sedikit berbagi tentang kuliner di seputaran Jogja. Sekilas, tempat yang akan saya ceritakan terlihat begitu berkelas, elegan dan rapi. Namun tak disangka, setelah berkunjung kesana, sungguh&#8230;, mengagumkan. Setiap sudut nampak diatur dengan rapi dan terstruktur. Nama tempat kuliner yaitu &#8220;Dapur Sambal&#8221;. Terletak di daerah Timoho, barat gereja katholik Timoho. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anordinaryofme.wordpress.com&amp;blog=11337060&amp;post=19&amp;subd=anordinaryofme&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wew&#8230; dahsyat&#8230;</p>
<p>hari ini saya mau sedikit berbagi tentang kuliner di seputaran Jogja. Sekilas, tempat yang akan saya ceritakan terlihat begitu berkelas, elegan dan rapi. Namun tak disangka, setelah berkunjung kesana, sungguh&#8230;, mengagumkan. Setiap sudut nampak diatur dengan rapi dan terstruktur.</p>
<p>Nama tempat kuliner yaitu &#8220;Dapur Sambal&#8221;. Terletak di daerah Timoho, barat gereja katholik Timoho.</p>
<p>Disana ada beberapa pilihan tempat untuk kita menikmati hidangan. Ada lesehan, ada yang berupa meja-kursi dan juga berupa kanopi kecil dibagian depan.</p>
<p>Diawali dengan memilih menu. Menu yang saya pilih disini merupakan menu yang kira-kira saya suka saja, maklum belum pernah mencoba jadi takut klo2 ga cocok sama seleraku&#8230;hehehe&#8230; <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Menu itu antara lain : Ayam goreng, babat, udang goreng, sambal trasi bakar, sambal teri, es teh dan teh hangat, tentunya juga nasi putih.</p>
<p>pertama, nampak biasa saja, namun ketika mencocol sambal terasi bakarnya&#8230;langsung&#8230; mak nyosss rasanya. Tendangan pedas dan gurihnya merasuk lidah, huft&#8230;langsung terasa panasnya. Dahsyaattt&#8230;.</p>
<p>tak berhenti disitu, saya dibuat penasaran oleh udang gorengnya. Huft, sekilas g ada yang istimewa, nampak seperti udang biasanya.</p>
<p>Namun tergoda juga untuk mencoba. Saya ambil satu udang, lalu saya cocolkan ke sambal trasi bakar ditemani sejumput nasi. Saat masuk ke mulut rasanya aneh dan heran. Baru pertama kali ini saya merasakan udang yang enak, gurih dan layak disantap. Tak seperti udang goreng pada umumnya, disini saya bisa menyantapnya bulat-bulat (utuh!!!) hingga ekornya. Padahal biasanya saya sangat pilih-pilih tentang makanan satu ini. Hebat dah&#8230;</p>
<p>Nasi yang tersaji, menemani hidangan yang saya pesan juga lumayan. Nasinya cukup pulen dan tidak merepotkan (gampang tercecer&#8230;). Untuk minuman, karena saya &#8216;cuma&#8217; pesan es teh dan teh hangat, standarlah <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Yang cukup mengesankan disini, anda bisa mendapatkan kuliner berkelas dengan harga yang sangat terjangkau. Sangat cocok dengan gaya anak kos-kosan&#8230;hehehe&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>satu lagi, disini anda cukup membayar nasi yang pertama anda pesan. Jika anda nambah, tidak dikenakan biaya!!! Wuiiihhh&#8230;. anak kos pasti langsung serbu neh&#8230; (pa lagi anak-anak Geologi yang notabene berperut karet&#8230;wkwkwk)</p>
<p>Cobalah dan rasakanlah&#8230; anda pasti tidak akan menyesal&#8230; <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anordinaryofme.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anordinaryofme.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anordinaryofme.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anordinaryofme.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anordinaryofme.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anordinaryofme.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anordinaryofme.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anordinaryofme.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anordinaryofme.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anordinaryofme.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anordinaryofme.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anordinaryofme.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anordinaryofme.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anordinaryofme.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anordinaryofme.wordpress.com&amp;blog=11337060&amp;post=19&amp;subd=anordinaryofme&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/02/24/sensasi-hidangan-sambal-dan-lauk-murah-meriah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/94d26baaa4e769b64bc01a6b4d0763c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anordinaryofme</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sang Kabut</title>
		<link>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/02/24/sang-kabut/</link>
		<comments>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/02/24/sang-kabut/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 14:38:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anordinaryofme</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ordinary&#039;s Daily Bread]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kabut]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anordinaryofme.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini&#8230; ketika aku membuka mataku&#8230; &#8220;aahh&#8230; masih pagi&#8230;&#8221; pikirku. sejenak kuamati ada yang aneh dengan kamarku. Kulihat,  kiri..kanan&#8230;atas&#8230; kuterpaku pada sebuah benda dan rasanya tak asing&#8230; &#8220;Ohh..My God!! Laptopku!!!&#8221; teriakku dalam hati. sejenak ku ingat2..memang aku semalam berniat mengerjakan skripsiku lagi&#8230;tapi apa boleh buat, serangan sang bantal dan guling membuatku terkapar semalaman. Niat mengerjakan malah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anordinaryofme.wordpress.com&amp;blog=11337060&amp;post=14&amp;subd=anordinaryofme&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini&#8230; ketika aku membuka mataku&#8230;</p>
<p>&#8220;aahh&#8230; masih pagi&#8230;&#8221; pikirku.</p>
<p>sejenak kuamati ada yang aneh dengan kamarku. Kulihat,  kiri..kanan&#8230;atas&#8230; kuterpaku pada sebuah benda dan rasanya tak asing&#8230;</p>
<p>&#8220;Ohh..My God!! Laptopku!!!&#8221; teriakku dalam hati.</p>
<p>sejenak ku ingat2..memang aku semalam berniat mengerjakan skripsiku lagi&#8230;tapi apa boleh buat, serangan sang bantal dan guling membuatku terkapar semalaman. Niat mengerjakan malah jadi batal. Ah, gimana neh. &#8220;Ya sudahlah&#8230;&#8221; lagi pula ibuku dah memanggil2 namaku, memintaku untuk segera bangun dan mandi.</p>
<p>Huft&#8230;pagi ini dingin sekali ya&#8230;mana berkabut lagi&#8230; gumamku sambil menuntun motorku keluar rumah. Starter aku pencet dan si motorpun mengaum ditengah pagi. Sesaat kulihat ibuku berjalan melewati pintu lalu menutupnya.</p>
<p>Seraya mengendarai motor, tiba-tiba mataku tertuju pada menara masjid didepanku. Sejenak aku merenung melihat sebuah menara masjid yang samar-samar, terhalang oleh pekatnya kabut. Menara yang megah seolah tak tampak dari kejauhan.</p>
<p>KLIK!!!</p>
<p>Tiba-tiba otakku mencerna sesuatu. Berputar-putar dalam pikiranku, semua peristiwa yang berhubungan dengan kabut. Tentang bencana yang terjadi akibat kabut tebal di Sumatera hingga kabut misteri yang membunuh manusia di film-film fiksi.</p>
<p>TIIIIINNNNN&#8230;..!!!!</p>
<p>Wekz&#8230;aku terlalu lama merenung (melamun!!) hingga tak memperhatikan lampu yang seakan-akan dengan garangnya menarikku untuk berjalan. Sesaat aku memperhatikan orang-orang yang berlomba-lomba menembus kabut, seolah-olah tak mau kalah satu dengan yang lain.</p>
<p>Imajinasiku seolah tak mau kalah oleh motor-motor yang sedang berlomba. Melayang-layang membayangkan yang nampaknya tak asing. Sebuah imaji tentang orang tua yang berjalan ditebing sebuah gunung.</p>
<p>Selangkah demi selangkah, orang tua itu mulai berjalan. Mengangkat kaki kanannya dan memijakkannya kembali. Dengan tangan terlipat didada menahan serangan hawa dingin pegunungan. Menyeret langkahnya meniti tebing yang begitu sempit dan mecekam. Lentera yang dibawanya seolah mengantuk meminta si pembawa lentera mengistirahatkannya. Masih dengan langkah yang terpatah-patah, orang itu melangkah ditengah kabut. Si lentera seolah putus asa menghadapi kabut setebal itu. Dalam ayunan orang itu, si lentera kecil seolah berpikir &#8220;Apa sih yang dipikirkan si tua ini, bukannya jalan didepan tak terlihat?? Yakin benar dia, bahkan hanya ditemani cahayaku yang semakin redup!!&#8221;</p>
<p>CKKIIIIITTTTTT&#8230;.!!!!!!</p>
<p>Sesaat ku tertegun&#8230; Hampir saja aku melewati marka jalan. Si lampu merah melotot padaku dengan belo nya. Huft&#8230;untung aja&#8230;</p>
<p>Kembali otakku berjalan seiring dengan laju motorku. Aku berpikir, kenapa orang itu tetap yakin dengan langkahnya? Padahal dia berada ditengah kabut yang sangat tebal. Gila mungkin orang ini.</p>
<p>Menatap kedepan, aku seolah paham dengan apa yang dilihat pak tua itu. Dengan kabut yang menghalangiku melihat jalan, sama seperti kabut yang menghalangi pak tua itu. Tersibak pelan seolah membuka layaknya tingkap-tingkap pikiranku.</p>
<p>&#8220;Hmmm&#8230; aku bisa menganalogikan dengan sesuatu kayaknya&#8221; pikirku.</p>
<p>Satu hal yang terbayang saat itu adalah skripsiku. Lagi-lagi aku terpancang pada seramnya pendadaran, ketidakmampuanku, dan lainnya.</p>
<p>&#8220;Akh&#8230;!!!&#8221;</p>
<p>Apa yang harus kulakukan besok??? Besok, dan besoknya lagi?? Masa depan oh masa depan.</p>
<p>&#8220;Aha!!&#8221; teriak otakku&#8230; Kembali aku berpikir, memutar roda-roda gigi diotakku&#8230;</p>
<p>Kenapa manusia khawatir akan masa depannya???</p>
<p>Kenapa segala sesuatu akan keinginan menjadi sangat kompleks???</p>
<blockquote>
<h2><strong>Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.</strong></h2>
<p>(Proverbs 23:18)</p></blockquote>
<p>Satu kalimat itu melintas&#8230;</p>
<p>layaknya jalan didepanku, tak mungkin tak ada jalan kelanjutannya tanpa ada peringatan. Jalan itu tetap ada, sekalipun kita tak melihatnya.</p>
<p>Ketika berjalan dalam kabut ditengah jalan yang sudah tentu, kenapa kita tak khawatir??? kenapa kita yakin melaju terus hingga sampai pada tujuan kita???</p>
<p>Jawabannya : Karena kita tahu bahwa masih ada jalan didepan jalan yang terlihat, hanya kita belum melihatnya.</p>
<p>SAma seperti hidup ini. Tidakkah kita tahu masih ada kehidupan lain yang menunggu kita pada detik-detik kehidupan kita yang sekarang??? Masih ada harapan&#8230; masih ada tujuan&#8230;</p>
<p>Lalu mengapa kita takut???</p>
<p>renungkanlah saudaraku&#8230; GBU</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anordinaryofme.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anordinaryofme.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anordinaryofme.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anordinaryofme.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anordinaryofme.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anordinaryofme.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anordinaryofme.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anordinaryofme.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anordinaryofme.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anordinaryofme.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anordinaryofme.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anordinaryofme.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anordinaryofme.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anordinaryofme.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anordinaryofme.wordpress.com&amp;blog=11337060&amp;post=14&amp;subd=anordinaryofme&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/02/24/sang-kabut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/94d26baaa4e769b64bc01a6b4d0763c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anordinaryofme</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pieces #2 : Memory from the Past…</title>
		<link>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/01/24/pieces-2-memory-from-the-past%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/01/24/pieces-2-memory-from-the-past%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 16:26:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anordinaryofme</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pieces of Hearts Series]]></category>
		<category><![CDATA[2]]></category>
		<category><![CDATA[heart]]></category>
		<category><![CDATA[pieces]]></category>
		<category><![CDATA[series]]></category>
		<category><![CDATA[story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anordinaryofme.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Memory from the Past One day looking around… When i feel the past has comes out… feel free… so amusing….n amazing…. … “Akh….!!!!! kenapa aku bodoh banget…..!!!” teriakku dalam hatiku….. “Jika saja aku jawab langsung waktu itu…. mungkin ga akan kayak gini…..!!!. Aku juga suka ma kamu…. Ohh….. Tuhan……” Sekejap aja aku teringat momen2 itu…. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anordinaryofme.wordpress.com&amp;blog=11337060&amp;post=9&amp;subd=anordinaryofme&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memory from the Past</p>
<p>One day looking around…</p>
<p>When i feel the past has comes out…</p>
<p>feel free…</p>
<p>so amusing….n amazing….</p>
<p>…</p>
<p>“Akh….!!!!! kenapa aku bodoh banget…..!!!” teriakku dalam hatiku…..</p>
<p>“Jika saja aku jawab langsung waktu itu…. mungkin ga akan kayak gini…..!!!. Aku juga suka ma kamu…. Ohh….. Tuhan……”</p>
<p>Sekejap aja aku teringat momen2 itu…. yang kuakui…. memang waktu tu aku ga nyadar klo omongannya nyampe ke arah itu…</p>
<p>Hari-hari itu emang doaku dipenuhin dengan doa pergumulanku tentang pasangan hidupku… aku inget betapa rajinnya aku mohon ma Tuhan buat ngasih petunjuk yang emang bener-bener bisa aku pahami sbg seorang manusia n cowok normal….. Inget bagaimana aku berusaha nyari perhatian dr setiap cewek yang aku kenal… pikirku, barang kali ada diantara mereka itu…. dan… bisa ditebak khan???</p>
<p>Saat itu sepulang dr kegiatan rutinku setiap minggu, yang kebetulan bareng-bareng ma temen-temenku…. Kami ngadain acara tersebut tiap minggu ditempat yang sama…</p>
<p>Saat itu aku kebetulan boncengin dia…. namanya… Yuna….</p>
<p>Yach… emang tu ce’ biasa2 aja…. nyaris ga da yang istimewa dr apa yang dia punyai sebagai seorang cewek…. semua orang punya yang dia punya…. semua bisa lakuin pa yang dia lakuin….. ditambah lagi…. dia temenku sejak aku SD….</p>
<p>Ga pernah deket-deket seh…. paling deket mentoknya sebatas temen aja…. ga pernah ada yang istimewa dr hubungan kami…. mulai deket sejak aku mutusin buat curhat ma Yuna. Yang kucurhatin bukan masalah aku ma Yuna tapi aku ma cewek laen, yang kebetulan saat itu emang aku lagi da masalah ma tu cewek.</p>
<p>Respon Yuna-pun biasa ja, ngasih saran ya sebatas temen…</p>
<p>….</p>
<p>Dimulai dengan tanya-jawab ku ma Yuna mengenai kuliah yang kami ambil masing2… Saat tu kami masih semester 1, kami cerita2 gimana rasanya milih jurusan yang kami ambil masing2… emang jurusan yang kami pilih beda… dan juga di universitas yang berbeda…. suka-duka-nya, temen2 yang baru… dosen… KRS-an… n banyak laennya… sampe tiba di suatu pembicaraan…</p>
<p>“Kayaknya… jurusanmu ma jurusanku cocok tuch….” komentarnya.</p>
<p>“Ya, kayaknya gitu… abis dijurusanku khan orangnya tipe2 yang sulit interaksi dengan orang banyak…” jawabku. “Belum lagi kalo harus jelasin hal2 istilah2 yang sulit…” lanjutku.</p>
<p>“Ya khan…. kayake emang gitu dech…” balas Yuna.</p>
<p>Sekilas emang ga nampak apa2, rasa apa juga ga jelas…. namun ternyata setelah aku inget2 segala sesuatu tentang Yuna, aku inget satu hal… satu kalimat yang penah diomongin ma ibu-ku…. ibu bilang klo si Yuna tuch dulu pengen banget belajar bareng ma aku waktu kls 6 SD, ampe Yuna bener2 nyesel ga jadi belajar bersama denganku… nilai Yuna emang selisih jauh ma nilaiku yang waktu itu kebetulan nilaiku tertinggi se-SD-ku…</p>
<p>“Tuhan… napa aku segitu bodohnya Tuhan…..!!!!” teriakku lagi dlm hati…</p>
<p>Sampe segitu mungkin masih wajar sebagai temen… namun ternyata pembicaraan tu terulang lagi suatu saat dengan waktu n kegiatan yang sama….</p>
<p>Setelah pembicaraan pertama terjadi, aku-pun dah b’pikir jauh tentang perasaan Yuna ma aku… tp… rasanya terlalu GR dech, pikirku waktu itu…. Tp saat pembicaraan ke-2 terjadi… aku dah mulai berpikir agak lama buat jawab pertanyaan Yuna….</p>
<p>Namun, dipembicaraan yang ke-2 ini Yuna nampaknya lebih negasin kalo dia ngomongin ke arah hubungan yang lebih serius antara aku ma dia….</p>
<p>…</p>
<p>“Km dah punya cewek blum?” tanya Yuna.</p>
<p>“Blum, emang napa?” balasku….</p>
<p>“Ga pa pa…. nanya doank….” jawabnya</p>
<p>Aku berpikir mo ngejawab “Emang km mau jd ce’ku?”, tp sekejap aja kuurungkan niatku itu… dan kujawab….</p>
<p>“Kamu sendiri?” tanyaku balik ma Yuna</p>
<p>“Sama… Jomblo….” jawab Yuna.</p>
<p>“Emang si Itu gimana??” tanyaku</p>
<p>“Ga da pa pa koq aku ma dia… Cuma temen doank…” jawab Yuna.</p>
<p>Emang waktu itu ga da yang ga tau satu gereja si Yuna deket ma seorang cowok gereja, yang jelas bukan aku….</p>
<p>Sejenak kami terdiam….</p>
<p>“Ga cari ce’? Emangnya dikampusmu g da yang cakep po?” tanya Yuna lagi….</p>
<p>“Boro2 ce’ cakep…. ce’ aja jarang dikampusku tuch….” jawabku…</p>
<p>“Mo nyariin po?” tanyaku ma Yuna.</p>
<p>“Ga sech….” jawabnya.</p>
<p>Sejenak kami terdiam…. yang dimulai lagi ma ucapannya….</p>
<p>“Kyknya jurusanku m jurusanmu cocok dech…” komentarnya.</p>
<p>Ya… dah ketebak khan??? Arahnya kemana??? Dan… kebodohanku kambuh… kujawab dengan jawaban yang sama ma yang pertama….</p>
<p>Hal yang terbodoh yang dilakukan seorang cowok sepertiku….</p>
<p>Dan ketika kulihat, kutengok Yuna yang ada dibelakangku, ekspresi kecewa terpancar dr wajahnya… dan saat itu juga aku menyesal jawab kayak gitu. Tapi aku waktu tu ga punya nyali buat ngeralat kata2ku tadi… kuputuskan waktu itu buat bersikap biasa2 ja m Yuna…. n hingga aku selesai nganterin dia ampe rumahnya n aku pulang nyampe rumahku ga da komunikasi yang asyik seperti sebelumnya…. n aku nyadar tu semua karna ucapanku….</p>
<p>Waktupun berlalu begitu cepat… selama itu pula aku lupa buat memperbaiki kata2ku ma Yuna, n baru kusadari kalo lama2 aku deket ma Yuna….</p>
<p>Dan waktu terdekat kami saat kami terlibat dalam kepanitiaan n kebetulan tugas Yuna bantuin tugasku…. yang juga otomatis harus interaksi ma Yuna buat nyelesain ni tugas….</p>
<p>Saat2 deket itu aku nyoba mengenal dia lebih deket, dari sharingnya, dr kesehariannya…. dan saat itu tanpa kusadari aku mulai memahami dia n nerima dia dihatiku….</p>
<p>Namun…. saat itu Yuna sangat deket ma cowok yang pernah aku tanyain hubungannya ma Yuna… nyesel banget, aku tau klo ternyata Yuna ngrespon positif ma co’ itu… keliatan dr setiap sharingnya waktu aku pancing buat ngomongin perasaan dia ma tu cowok…</p>
<p>Dr setiap sharingnya, aku tau bahwa semakin hari peluangku makin kecil. Tu karna semakin hari keliatannya Yuna makin dalem perasaannya ma tu cowok n tu cowok juga bales perasaan Yuna….</p>
<p>Setelah tu aku berusaha nerima Yuna sebagai sahabatku…. seutuhnya sahabatku….. walo… kegalauanku tentang perasaanku ma Yuna makin menjadi-jadi….</p>
<p>“Ya Bapa….. maafin aku…. aku dah ngecewain Yuna… walo aku tau, akupun suka m Yuna…. tapi tolong Bapa… bantu aku melupakan kecemburuan ini….” teriakku disuatu saat teduhku…</p>
<p>Disetiap ku berdoa n bersaat teduh aku selalu mohon peneguhan atas keputusanku yang bodoh itu…. yach… apalagi selain minta ma Tuhan biar ga lagi terikat ma perasaanku terhadap Yuna….</p>
<p>Hampir disaat itu aku makin deket n makin bergejolak pula hatiku ketika melihat mereka berduaan…. Aku berusaha nglupain semuanya…. terus nyoba hingga akhirnya…</p>
<p>Waktu ga terasa berlalu…..</p>
<p>Di saat aku menginjak tahun ketiga kuliahku terjadi suatu peristiwa yang memang seharusnya terjadi… yach… mereka akhirnya jadian…</p>
<p>Ketika denger kabar itu, muncul lagi perasaanku ma Yuna… yang dah lama aku pengen lupain.</p>
<p>Sakit rasanya ngliat cewek yang kita sayangi jalan ma cowok lain….</p>
<p>Yach…. pa boleh buat semua salahku juga….</p>
<p>Andai aku beri Yuna celah sedikit dihatiku saat itu…. mungkin ga kan seperti ini….</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anordinaryofme.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anordinaryofme.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anordinaryofme.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anordinaryofme.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anordinaryofme.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anordinaryofme.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anordinaryofme.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anordinaryofme.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anordinaryofme.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anordinaryofme.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anordinaryofme.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anordinaryofme.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anordinaryofme.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anordinaryofme.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anordinaryofme.wordpress.com&amp;blog=11337060&amp;post=9&amp;subd=anordinaryofme&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/01/24/pieces-2-memory-from-the-past%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/94d26baaa4e769b64bc01a6b4d0763c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anordinaryofme</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pieces #1 : Tales of the First Day&#8230;</title>
		<link>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/01/24/piece-1/</link>
		<comments>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/01/24/piece-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 16:25:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anordinaryofme</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pieces of Hearts Series]]></category>
		<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[heart]]></category>
		<category><![CDATA[pieces]]></category>
		<category><![CDATA[story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anordinaryofme.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Tales of the First Day… … Ur smile brings lights into my days… Cuplikan lagu dari Afgan ini mungkin bisa mengawali cerita ini… lagu yg sangat menyentuh… klo dipikir2 napa bisa sreg ma lagu ini yach?? Bingung juga… hehehe… but I will go through all the ways… Ni semua hanya ada dalam imajinasi… entah nyata ato ga… [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anordinaryofme.wordpress.com&amp;blog=11337060&amp;post=7&amp;subd=anordinaryofme&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tales of the First Day…</p>
<p>… Ur smile brings lights into my days…</p>
<p>Cuplikan lagu dari Afgan ini mungkin bisa mengawali cerita ini… lagu yg sangat menyentuh… klo dipikir2 napa bisa sreg ma lagu ini yach?? Bingung juga… hehehe… but I will go through all the ways…</p>
<p>Ni semua hanya ada dalam imajinasi… entah nyata ato ga… bisa terjadi maupun hanya diangan saja… namanya juga cerita… hehehe…</p>
<p>Entah napa hari ini ada yg mengganggu pikiranku… bukan hanya kuliah ato kegiatan… tapi… seseorang…!!! Wah…wah… kyke harus ganti judul neh…!! My Confession getoo… hahaha….</p>
<p>Seorang gadis yg sangat menarik bagiku… sekali lagi menurutku sangat menarik!!! Bukan gadis yg cantik, manis, dll lah pokoknya… cukup menarik gimana bisa menarik perhatianku… Mungkin karena… senyumnya itu lho..!!!</p>
<p>Sebenere biasa aja… tapi… sesuai dg kalimat awalnya… ya… senyum itulah yg memulai semua ini…</p>
<p>Senyum yg bisa membuat aq tertarik pd si empunya senyum itu… sapa na org na?? ada dech… Emm… mungkin kita kasih nama aja yach? Emm… gemana klo Yuna… Yups!! Yuna… itu lho tokoh utama cewek FFX yg rambutnya pendek…</p>
<p>Hari berganti hari… entah makin deket aja ma tu cewe’… jadi aneh ndiri neh… awalnya emg ga da ap2… Cuma kog… akhir2 ni ada yg aneh yach?? Rasanya jadi ketergantungan geto… ga ada dia… kog… sepi yach… Klo brg dia… feel different getoo… whahahaha….</p>
<p>Terakhir tatap muka ma dia… 3hari yg lalu… tapi rasanya kog dah sebulan ga liat dia… wah..wah.. kyke cinta bersemi di rerumputan diantara hijaunya daun dan birunya langit neh… (sok romantis bgt seh..!!!)</p>
<p>Ehmm… ehm… cinta….</p>
<p>Apa mungkin itu ada?? Maksude antara aq ma dia…</p>
<p>Klo liat dari reaksinya seh… bisa ya… bisa ga… soale dia kadang deket… kadang jauh… lebih sering jauh e sehh… hahaha… makanya… pa mungkin…</p>
<p>Jujur ae… klo aq emg ada rasa deg..deg..ser.. pas deket ato lagi intens ma dia… Klopun ada aq lebih memilih utk diam aja… takut dia menjauh klo tw yg ta rasain… Jujurnya… takut kehilangan dia… (hayo..hayoo….??)</p>
<p>Sesuai lagu yg membuka “Tales of the First Day” ini… maka ditutup pula oleh lagu ini…</p>
<p>“… It was… lie… I’m say it… to you….”</p>
<p>&lt;to be continue…&gt;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anordinaryofme.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anordinaryofme.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anordinaryofme.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anordinaryofme.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anordinaryofme.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anordinaryofme.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anordinaryofme.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anordinaryofme.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anordinaryofme.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anordinaryofme.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anordinaryofme.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anordinaryofme.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anordinaryofme.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anordinaryofme.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anordinaryofme.wordpress.com&amp;blog=11337060&amp;post=7&amp;subd=anordinaryofme&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/01/24/piece-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/94d26baaa4e769b64bc01a6b4d0763c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anordinaryofme</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Instalasi Debian Lenny 5.0.2 di Acer Aspire One D150</title>
		<link>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/01/24/instalasi-debian-lenny-5-0-2-di-acer-aspire-one-d150/</link>
		<comments>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/01/24/instalasi-debian-lenny-5-0-2-di-acer-aspire-one-d150/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 15:57:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anordinaryofme</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ordinary Techno]]></category>
		<category><![CDATA[acer]]></category>
		<category><![CDATA[aspire one]]></category>
		<category><![CDATA[debian]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[mudah]]></category>
		<category><![CDATA[usb]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anordinaryofme.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Sering kita mendengar dan membaca bermacam-macam cara untuk instalasi linux kedalam sebuah sistem, baik jenis PC maupun Laptop. Dari sekian banyak cara, hanya beberapa cara yang sering dan mudah digunakan dalam instalasi linux ke dalam sebuah netbook. Ya, gadget yang baru-baru ini muncul, tepatnya kurang lebih 1 tahun yang lalu, memberikan sebuah celah baru bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anordinaryofme.wordpress.com&amp;blog=11337060&amp;post=4&amp;subd=anordinaryofme&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sering kita mendengar dan membaca bermacam-macam cara untuk instalasi linux kedalam sebuah sistem, baik jenis PC maupun Laptop.</p>
<p>Dari sekian banyak cara, hanya beberapa cara yang sering dan mudah digunakan dalam instalasi linux ke dalam sebuah netbook. Ya, gadget yang baru-baru ini muncul, tepatnya kurang lebih 1 tahun yang lalu, memberikan sebuah celah baru bagi masyarakat untuk menikmati teknologi portabel dengan harga miring. Gadget yang disebut Netbook ini rata-rata sudah dibekali teknologi memadai untuk aktifitas sehari-hari. Sangat menggiurkan dengan prosesor Intel®Atom, RAM 1GB, Harddisk 160Gb dengan Wifi terintegrasi serta beberapa fitur tambahan. Netbook rata-rata tidak (dan memang tidak) disediakan drive optik mungkin menjadi sebuah kesulitan tersendiri. Meski beberapa sudah terinstalasi sistem operasi, namun untuk beberapa orang pasti tertarik untuk mencoba memasukkan si penguin kedalam gadget ini.</p>
<p>Beberapa cara yang sering dilakukan antara lain :</p>
<ul>
<li>· Menggunakan external CD drive dan instalasi melalui CD/DVD (lazim dan paling mudah)</li>
</ul>
<ul>
<li>· Menggunakan USB drive (flashdisk) sebagai media instalasi (cukup mudah).</li>
</ul>
<ul>
<li>· Menggunakan network installer melalui bootable media (cukup rumit).</li>
</ul>
<ul>
<li>· Menggunakan kombinasi debian-installer windows dan HDD external.</li>
</ul>
<ul>
<li>· dll</li>
</ul>
<p>Nah, untuk kali ini saya akan membahas mengenai instalasi dengan windows XP melalui harddisk external dengan memanfaatkan ISO image Debian Lenny dan installer windows-nya.</p>
<p>Langkah-langkahnya :</p>
<ul>
<li>1. siapkan file2 yang dibutuhkan yaitu :</li>
</ul>
<p>a. ISO image debian, terserah yang mana saja yang penting ISO nomor 1 (CD/DVD repo) atau yang Debian with LXDE/XFCE desktop.</p>
<p>b. Harddisk ekternal, sebagai media instalasi dan tempat instal linux.</p>
<p>c. Windows XP, sebagai transit dan instal GRUB.</p>
<p>d. Initrd.gz dan vmlinuz dari repo terdekat, diambil dari hd-install. Misal dari UGM (http://repo.ugm.ac.id/debian/dists/lenny/main/installer-i386/20090123/images/hd-media/gtk/).</p>
<p>e. ekstraktor file gz dan img, bisa menggunakan TUGzip.</p>
<p>f. program virtual clone CD untuk simulasi CD</p>
<ul>
<li>2. Copy-kan ISO image Debian ke salah satu drive dan jangan dimasukkan kedalam folder. Ingat bahwa format drive harus FAT32/FAT16 sebab NTFS belum disupport oleh GRUB. Misal ke dalam [D:\Debian-i386_xxx.iso]</li>
</ul>
<ul>
<li>3. Instal program virtual clone CD. Lalu mount file ISO debian-5.0.2-xxx.iso dengan menggunakan Virtual Clone CD</li>
</ul>
<ul>
<li>4. Jalankan file debian.exe atau setup.exe dalam CD installer debian dan isikan sesuai keinginan.</li>
</ul>
<ul>
<li>5. Copy-kan initrd.gz dan vmlinuz ke dalam folder [C:\debian] timpakan dengan yang ada dalam folder. Jika ingin instalasi grafis ambil file yang ada dalam folder GTK di repo debian.</li>
</ul>
<ul>
<li>6. Restart komputer dan pilih Debian Installer.</li>
</ul>
<ul>
<li>7. Masuk ke instalasi Debian, jalankan dan pilih opsi-opsi sesuai sistem anda.</li>
</ul>
<p>Nah dari proses ini, instalasi debian berjalan seperti layaknya dari CDROM, dan untuk tutorial selanjutnya dapat mencari dan membaca tentang instalasi Debian Lenny. Trims.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anordinaryofme.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anordinaryofme.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anordinaryofme.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anordinaryofme.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anordinaryofme.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anordinaryofme.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anordinaryofme.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anordinaryofme.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anordinaryofme.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anordinaryofme.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anordinaryofme.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anordinaryofme.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anordinaryofme.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anordinaryofme.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anordinaryofme.wordpress.com&amp;blog=11337060&amp;post=4&amp;subd=anordinaryofme&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anordinaryofme.wordpress.com/2010/01/24/instalasi-debian-lenny-5-0-2-di-acer-aspire-one-d150/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/94d26baaa4e769b64bc01a6b4d0763c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anordinaryofme</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
